Orang Filipina menggunakan ramuan tradisional dari daun bungur untuk mengobati DM. Di Indonesia bungur atau Langerstroemia-speciosa (L) Pers, jarang digunakan untuk pengobatan penyakit ini. Walau, beberapa riset menyimpulkan bahwa ekstrak daun bungir dapat menurunkan gula darah/glukosa. penderita DM.
Daun bungur kaya senyawa alkaloid, saponin, dan fenol. Senyawa fenol dalam tanaman berupa flavonoid dan tanin. Sebuah riset menyebutkan bahwa tanin, cukup besar perannya dalam aktivitas biologis dari daun bungur. Tanin diketahui memacu metabolisme glukosa dan lemak, sehingga timbunan kedua sumber kalori ini dalam darah dapat dihindari. Artinya kolesterol dan gula darah turun.
Asam fenolat, antosianin, fenilpropanoid, falvonoid, falvon, xanton, stilbensen, dan kuinon. Diduga senyawa-senyawa ini juga berperan dalam metablisme glukosa dan lemak.
Laporan Putu P. tahun 1992 dari UBAYA menyebutkan infus daun bungur 10% dan 20% mampu menurunkan kadar glukosa darah kelinci. Dalam risetnya ia menggunakan daun bungur berbunga putih. Ketika dosis infus dinaikkan menjadi 40%, efek penurun kadar glukosanya tidak meningkat.
Menggusur kolesterol
Daun bungur juga mampu menggusur kolesterol total, temrasuk trgliserida pada hewan. Hasil riset mahasiswa UNS ini menyebutkan bahwa efek penurun kolesterol (hipolipidemik) daun bungur dosis 0,5 g/200 g bb lebih baik dibandingkan dengan glibenclamid. Udhi menambahkan bahwa ekstrak daun bungur dosis rendah pun, menurunkan kolesterol. Dari hasil riset Udhi pula diketahui kandungan fenol total daun bungur 0,0255%.
Ciri-ciri bungur
Agar tumbuh baik, bungur membutuhkan banyak cahaya matahari. Bungur termasuk tanaman yang bandel terhadap kekeringan. Bahkan, tanaman ini akan berbunga selama musim kemarau. Sampai bulan Oktober pun, kadang-kadang kita masih bisa menikmati kecantikan bunganya.
Khasiat dan pengobatan
1. Eksim
2. Diare
3. Kencing manis (DM)
Bungur kecil
Akar bungur kecil rasanya agak pahit, sifatnya netral dan astingen. Akar bungur kecil berkhasiat merangsang sirkulasi, menghentikan pendarahan antiradang, peluruh kencing, dan menetralkann racun (detoksikan). Bunga, daun, dan kulit batang berkhasiat sebagai pencahar.
Akar bungur kecil lebih sering digunakan dalam pengobatan dibandingkan dengan daun, bunga, dan buahnya. Akar bungur jenis ini digunakan dalam pengobatan batuk darah, muntah darah, berak darah, luka berdarah dan pendarahan sehabis melahirkan. Akarnya juga dapat digunakan untuk pengobatan hepatitis dan sakit kuning (jaundice). Penyakit astes, edema, disentri, san sakit kepala juga dapat diobati dengan akar bungur kecil.


Etalase Dhiya








